Indonesia Lawyers Club YouTube Channel Analytics and Report

Indonesia Lawyers Club YouTube Stats & Analytics Dashboard
(Data Updated on 2019-08-25)
Indonesia Lawyers Club
Joined YouTube on: 2015-02-24Area: Indonesia  Language: Indonesian 
Subscribers Live Sub Count
1.97M  0.5%
Total Views
518.06M  0.3%
Average Video Views
369.58K  3.7%
Total Videos
1.63K 
Channel Tags
Related News
Global Rank
5,959th  (Top 1%)
Country/Area Rank
132nd  (Top 1%)
NoxScore
  4.06 
Published Videos
89  (Recent Month)
Est. Partner Earning
$ 65.21K  (Monthly)
Est. Potential Earnings
$ 746.24  (Each Video)
Indonesia Lawyers Club Daily Subs & Views Data Comparison 
7 Days
30 Days
Subs
Views
Subs for the Last 7 Days: Subs-Compare to previous Last 7 Days:
Indonesia Lawyers Club Subscribers History Data (Recent Year)
Daily
Total
Indonesia Lawyers Club Views History Data (Recent Year)
Daily
Total
Indonesia Lawyers Club Future Projections (Next Year)
Estimated Audience Age & Gender 
Estimated Audience Geography 
Average interaction of the last 30 uploaded videos
  • Views/Subs
    18.98%
  • Likes/Views
    1.65%
  • Comments/Views
    0.76%
  • Dislikes/Views
    0.32%
Views Graph for the Last 30 Videos
High
Low
Avg.Views373.19K
Most Viewed Video from Indonesia Lawyers Club YouTube Channel
4.39M Views· 2019-02-05 Published Date· 68.29K Likes· 34.52K Comments

Indonesia Lawyers Club ILC mengangkat tema \"Yang Terjerat UU ITE: Buni Yani, Ahmad Dhani, Siapa Lagi?\". Selasa, 5 Februari 2019. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis penjara 1,5 tahun terhadap musisi Ahmad Dhani. Dia divonis lantaran cuitan berisi ujaran kebencian dan terkait suku, agama, ras dan antar golongan. Setelah divonis, Ahmad Dhani langsung ditahan di Rutan Cipinang. Meski demikian dia tetap membantah melakukan ujaran kebencian. Menyikapi vonis #AhmadDhani, #BuniYani yang juga pernah ditahan lantaran kasus Informasi dan Transaksi Elektronik atau #ITE, meminta Dhani bersabar. Dia menyatakan kemenangan telah dekat. \"Mas Dhani sabar saja, kemenangan sudah dekat. Allah bersama orang yang terzalimi,\" ujarnya melalui pesan, Selasa, 29 Januari 2019. Buni juga menjelaskan siapa pun yang telah belajar demokrasi sangat paham batas antara demokrasi dan otoritarianisme. \"Siapapun yang pernah belajar demokrasi di negara Barat pasti tahu batas antara demokrasi dan otoritarianisme,\" ucapnya. Diketahui Buni Yani juga pernah terjerat hukum atas kasus ITE. Dia dijerat pasal 32 ayat (1) terkait mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik. Jangan lupa untuk subscribe dan share video kita! Cek juga channel lain nya ya tvOne News http://bit.ly/2PqGbVb Talkshow tvOne http://bit.ly/2Do3Z4Y Radioshow http://bit.ly/2qLJ5oP SportOne http://bit.ly/2DFdpcX OnePride Pro Never Quit http://bit.ly/2K61mFX Damai Indonesiaku http://bit.ly/2zRk5AA Dan Follow Juga Sosial Media Kami Twitter: https://twitter.com/tvOneNews Facebook: http://facebook.com/tvOneNews Instagram: http://instagram.com/tvOneNews ---------------------------------------------------------------------------------

Latest Videos from Indonesia Lawyers Club YouTube Channel
NoxInfluencer Team

Hi there! Any question please leave us a message via facebook(recommended) and we'll get back to you soon. Have a nice day ^.^

Questioning via facebook
(recommended)